Scroll untuk baca artikel
Minahasa Utara

Realisasi Investasi Minahasa Utara Semester I 2025 Tembus Rp 1,08 Triliun, Lampaui Nasional

195
×

Realisasi Investasi Minahasa Utara Semester I 2025 Tembus Rp 1,08 Triliun, Lampaui Nasional

Sebarkan artikel ini

Jendelasulut.com — Kabupaten Minahasa Utara (Minut) menorehkan prestasi gemilang di bidang investasi. Realisasi investasi pada semester pertama tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp 1.081.250.802.123. Angka ini bukan hanya melebihi target provinsi, tetapi juga melampaui capaian nasional. Capaian ini menunjukkan daya tarik Minut sebagai destinasi investasi yang menjanjikan.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J. H. Dondokambey, SSTP, MAP, atau yang akrab disapa Icad, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. “Puji Tuhan, berkat arahan pimpinan dan kerjasama semua pihak, pada semester pertama 2025, kita sudah mencapai Rp 1.081.250.802.123, atau 55,4% dari target Rp 1.950.000.000.000 yang ditetapkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Lima sektor penyumbang terbesar realisasi investasi di Minut pada semester I 2025 adalah:

1. Pertambangan: Rp 483.257.722.767
2. Transportasi, Gudang dan Telekomunikasi: Rp 235.495.697.654
3. Industri Makanan: Rp 97.951.465.524
4. Perumahan, Kawasan Industri dan Perkantoran: Rp 97.143.882.638
5. Listrik, Gas dan Air: Rp 57.360.244.026

Keberhasilan ini, menurut Icad, tak lepas dari beberapa strategi yang diterapkan oleh DPM-PTSP Minut, antara lain:

– Peningkatan Kemudahan Berusaha: Percepatan birokrasi perizinan melalui integrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP), yang saat ini tengah ditingkatkan infrastrukturnya.

– Insentif Pajak: Pemberian fasilitas insentif pajak di Kawasan Ekonomi Khusus (sesuai Perda 7/2022 dan Perbup 19/2024).

– Inovasi Pelayanan: Pemanfaatan teknologi informasi melalui “Lapor Kinerja Investasi Daerah Online Access” (LAKI IDOLA) untuk pelaporan kegiatan penanaman modal.

Dengan capaian ini, Icad optimistis Minut akan mencapai, bahkan melampaui, target investasi tahunan 2025. Lebih lanjut, realisasi investasi ini juga telah menyerap tenaga kerja sebanyak 1.271 orang.

Bupati Minut, Joune Ganda, turut mengutarakan optimismenya. Beliau melihat potensi Minut yang sangat besar, didukung oleh beberapa faktor kunci:

– Keamanan: Jaminan keamanan investasi bagi para investor.

– Sumber Daya Alam dan Manusia: Potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) yang memadai.

– Pertumbuhan Ekonomi: Pertumbuhan ekonomi yang positif.

– Stabilitas Politik: Kondisi politik yang stabil.

– Kebijakan Fiskal: Kebijakan fiskal yang menguntungkan investor.

– Infrastruktur: Infrastruktur yang terus berkembang, termasuk akses yang mudah ke Kota Manado, Bitung, dan Bandara Internasional Sam Ratulangi. Keberadaan jalan tol juga menjadi daya tarik tersendiri.

“Posisi Minut yang strategis, di antara Manado dan Bitung, serta konektivitas yang baik, menjadi magnet utama bagi investor,” tegas Bupati Ganda. Beliau juga menyatakan optimisme bahwa realisasi investasi Minut di tahun 2025 akan jauh melampaui target pemerintah pusat.

Sebagai perbandingan, data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI menunjukkan bahwa realisasi investasi nasional pada semester I 2025 mencapai Rp 942 triliun (49,5% dari target Rp 1.905,6 triliun). Dengan demikian, capaian Minut yang mencapai Rp 1,081 triliun jauh melampaui rata-rata nasional. Prestasi ini patut diapresiasi dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *