Minahasa Utara — Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) semakin menjadi sorotan publik di wilayah Minahasa Utara, seiring dengan komitmen pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, S.H., M.H., untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dasar melalui posyandu. Langkah konkret dalam mewujudkan visi misi tersebut tampak dengan pengumuman jadwal posyandu terintegrasi Induk Langsung Penyuluhan (ILP) untuk bulan Mei 2026 oleh Puskesmas Mubune yang beroperasi di kawasan Kupang Barat, dengan cakupan yang mencakup seluruh siklus hidup masyarakat di 16 desa sekitarnya.
Kepedulian publik terhadap program kesehatan ini terus meningkat seiring dengan pemahaman bahwa layanan kesehatan yang mudah dijangkau menjadi kunci utama dalam membangun kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Hal ini juga sejalan dengan gerakan GERMAS yang telah digaungkan secara luas untuk mengubah pola hidup masyarakat menuju arah yang lebih sehat.
Jadwal yang telah disusun secara rinci menunjukkan bahwa posyandu akan beroperasi setiap hari mulai dari Minggu hingga Sabtu, dengan pembagian wilayah layanan yang jelas untuk memastikan tidak ada satu desa pun yang terlewatkan. Berikut rincian jadwal dan desa yang akan dilayani:⤵️
Yang menjadi keunggulan dari posyandu terintegrasi ini adalah tidak hanya fokus pada satu kelompok usia tertentu, melainkan mencakup semua segmen masyarakat sesuai dengan konsep siklus hidup. Kategori yang akan mendapatkan layanan meliputi W-EMP (Wanita Usia Subur, Empowerment, dan Keluarga Berencana), ibu hamil, bayi dan balita, lansia (dalam program EGRITA), remaja, serta kelompok usia produktif.
“Kami menyusun jadwal ini dengan tujuan agar setiap warga masyarakat dapat dengan mudah mengakses layanan kesehatan dasar tanpa terkendala waktu dan lokasi,” ujar Kepala Puskesmas Mubune, dr. Diana Caroline kepada jendelasulut.com dalam keterangan resmi yang diterima. Pihaknya menambahkan bahwa penyusunan jadwal dilakukan setelah melakukan kajian mendalam terhadap kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat di setiap desa, sehingga dapat memastikan pelayanan yang merata dan efektif.
Selama pelaksanaan posyandu, berbagai kegiatan penting akan dilaksanakan secara terstruktur. Antara lain penimbangan berat badan untuk anak-anak dan lansia sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan, imunisasi sesuai dengan jadwal nasional dan kebutuhan masing-masing individu, pemeriksaan kesehatan rutin bagi ibu hamil untuk memastikan kesehatan ibu dan janin, serta pelayanan posbindu yang menyediakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan dasar bagi masyarakat umum.
Selain itu, penyuluhan kesehatan akan menjadi bagian utama dalam setiap sesi posyandu dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya hidup sehat sesuai dengan prinsip GERMAS. Materi penyuluhan akan mencakup berbagai aspek, mulai dari pola makan sehat, olahraga teratur, pentingnya kebersihan diri dan lingkungan, hingga pencegahan penyakit menular dan tidak menular.
Untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal, pihak Puskesmas juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk tidak lupa membawa dokumen penting, yaitu buku Kependudukan dan Kesehatan Keluarga (KIA) serta Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kedua dokumen tersebut diperlukan untuk pencatatan data kesehatan dan pemantauan perkembangan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau memiliki pertanyaan terkait jadwal dan pelayanan posyandu dapat menghubungi kontak yang telah disediakan: 08114357772. Tim dari Puskesmas Mubune siap memberikan penjelasan dan bantuan yang diperlukan untuk memastikan tidak ada kesalahpahaman terkait pelaksanaan posyandu.
Diharapkan dengan terselenggaranya posyandu terintegrasi ILP ini, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengikuti gerakan GERMAS akan semakin meningkat signifikan. Hal ini diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat di wilayah Kupang Barat, tetapi juga berkontribusi dalam menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas di Minahasa Utara secara keseluruhan, sesuai dengan visi misi pemerintah daerah yang sedang digenjot oleh Bupati dan Wakil Bupati.(*)